MUSIC BOX11:00 - 14:00    
NOW PLAYING

Menurut Penelitian, Pengguna Aplikasi Kencan Online Rentan Depresi!

BY GIOVANI UNTARI 26 Jul 2022
Menurut Penelitian, Pengguna Aplikasi Kencan Online Rentan Depresi!

Sebuah laporan yang dirilis tahun lalu mengungkap bahwa ada sekitar 1,85 juta pengguna Tinder di Inggris dengan rata-rata klik paling tidak sebanyak 11 kali sehari. Meski tingginya antusias terhadap keinginan mencari cinta, ternyata aplikasi kencan online berdampak pada kesehatan mental kita.


Menurut penelitian yang dibagikan dalam jurnal medis Sexes menyebut bahwa pengguna aplikasi kencan lebih rentan merasakan gejala depresi termasuk hiper-seksual atau istilah yang lebih kita kenal sebagai ketergantungan terhadap seks. Hiper-seksualitas juga melibatkan pikiran dan dorongan seksual obsesif di samping perilaku seksual kompulsif.

Selain hubungan antara aplikasi kencan online dengan depresi serta hiper-seksual, penelitian ini juga menemukan fakta bahwa mereka yang mengalami gejala tersebut kemungkinan menggunakan aplikasi kencan online sebagai strategi koping dalam mengatasi masalah pribadi mereka.

"Kami menemukan tingkat perilaku hiper-seksual dan gejala depresi yang lebih tinggi pada pengguna aplikasi kencan online dibanding non-pengguna." 

Laporan itu melanjutkan: "Kami menemukan tingkat perilaku hiper-seksual dan gejala depresi yang lebih tinggi pada pengguna aplikasi kencan dibandingkan dengan non-pengguna."



Di tempat lain, ada laporan penelitian yang menyelidiki hal serupa dan ikut mengungkapkan "tingginya angka depresi berat, kecemasan, dan tekanan umum yang dirasakan pada mereka yang berusia muda dan menggunakan aplikasi kencan. Dalam beberapa kasus, masalah psikologis ini secara negatif melibatkan masalah persepsi diri seperti tingkat kepercayaan diri yang rendah, menurunnya penerimaan terhadap body image dan kepuasan."

"Investigasi ini untuk pertama kalinya menunjukkan hubungan yang kuat antara pengguna aplikasi kencan online, pola perilaku hiper-seksial, dan gejala depresi. Bukti tersebut dapat menunjukkan bahwa beberapa pengguna hiper-seksual atau depresi secara berulang kali menggunakan aplikasi kencan untuk meringankan masalah psikologis, depresi, serta masalah seksual mereka."

Laporan tersebut melanjutkan: "Investigasi ini menunjukkan untuk pertama kalinya ada hubungan yang kuat antara penggunaan aplikasi kencan, perilaku hiper-seksual dan gejala depresi. Bukti ini dapat berarti bahwa beberapa individu hiper-seksual dan / atau depresi, berulang kali menggunakan aplikasi kencan untuk meringankan psikologis, depresi, dan masalah seksual mereka.



"Aplikasi kencan juga memungkinkan pengguna untuk memanfaatkannya teknologi ini sebagai 'objek transisi' untuk memberikan keamanan, kesejahteraan emosional, dan hubungan simbolis dengan orang lain yang mereka sayang. Sedangkan beberapa pengguna yang mencoba mengatasi perasaan depresi internal mereka dengan berhubungan seksual."


Mengingat pertimbangan tersebut, rasanya akan lebih tepat jika mempertimbangkan aplikasi kencan sebagai tempat untuk mempromosikan pentingnya menjaga kesehatan psikologis, hubungan, kesehatan seksual."



(Artikel ini disadur dari Cosmopolitan UK / Perubahan telah dilakukan oleh editor / Alih bahasa: Giovani Untari / Images: Dok. Priscilla Du Preez on Unsplash, Sinitta Leunen on Unsplash, Markus Winkler on Unsplash).


0 REACTIONS

Comments

Leave A Comment

POST COMMENT
What are you looking for?
Content of the popup
CLOSE